Pejuang Muda
Tak kenal henti untuk terus berjuang

Semangat hari ini

08:30
Angin berhembus kencang hari ini, sejuk... memberikan semangat yang berebeda dari biasanya. Dalam setiap jiwa yang tunduk akan Tuhannya, untuk setiap ketaatan yang terdapat ikhlas didalamnya. Pergi ke masjid sebelum fajar, melaksanakan shalat sunnah diantara yang wajib. Karena rasa taat dan takut akan ciri kemunafikan bila mengabaikannya, karena ini adalah syariat yang diajarkan oleh para rasul terdahulu.

Seusainya, rutinitas biasa menanti. Tak lupa kukecup kedua punggung tangan kedua orang tuaku, agar ridhonya selalu menyertai langkahku. Kubasuh lidahku dengan dzikir, karena aku tahu.. bahwa semua hari-hari ku adalah milikNya. Maka tak pantas bila aku melupakanNya, sebagaimana aku yang tak ingin dilupakan oleh Nya.

Bersyukurlah...karena dengannya nikmatmu akan bertambah. Bersyukurlah, karena dengan itu kau akan bahagia. Tak akan cukup lautan bila kujadikan tinta untuk menuliskan semua nikmatNya. Karena nikmatNya tanpa batas.. Karena Dia Sang Maha Pengasih dan Maha Pemberi.
Read On 0 comments

Milad FLP Bekasi

15:52

Dear friend,

Buat kalian yang suka nulis atau baca puisi, kayaknya ikutan acara ini pas banget. Dari pada bengong gak jelas, atau ngeluyur ngabisin duit gak karuan. Mending dateng ada ke acara miladnya FLP Bekasi, insyaAllah bermanfaat acaranya.
Read On 0 comments

Nama-Nama Syurga dan Neraka.

15:36
Nama nama surga:

Syurga Firdaus

Syurga ‘And

Syurga Na’iim

Syurga Na’wa

Syurga Darussalaam

Syurga Daarul Muaqaamah

Syurga Al-Muqqamul Amin

Syurga Khuldi


Nama nama neraka:

Neraka jahannam

Neraka Jahiim

Neraka Hawiyah

Neraka Wail

Neraka Sa’iir

Neraka Ladhaa

Neraka Saqar

Neraka Hutomah

Read On 0 comments

Aku Ingin Jadi Sang Murabbi

06:07

AKU INGIN MENJADI SANG MURABBI

Alhamdulilah segala puji bagi Allah yang dengan nikmatnya, kita masih diberikan bertemu dan beribadah dibulan ramadhan. Sholawat serta salam juga tercurahkan kepada suri tauladan kita, yang telah memberikan pengabdiannya untuk islam. Sehingga islam bisa jaya dan sampai kepada kita.

Seperti judul sebuah film, tapi bukan karena itu judul ini aku buat. Aku juga tidak bermaksud untuk dijadikan bintang di film sang murabbi berikutnya.

***

Yah siang ini aku teringat ada agenda dengan ade-ade kalasku, ada semangat yang berbeda diagenda rutin kali iniii...mungkin kali ini berbeda karena ada semangat ramadhan yang menyertai. Terlebih semangat itu selalu bertambah ketika aku melihat ekspresi adik2ku yang penuh semangat, polos dan penuh dengan rasa ingin tahu. Semangat yang membuat rasa lelah dalam diri ini, lenyap dalam seketika. Semangat yang membuat diri ini pun terus termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari ke hari.

Senang rasanya bisa saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan adik kelas, aku teringat beberapa tahun lalu ketika aku pun masih polos dan bodoh sekali tentang agama (walaupun sekarang masih jauh dari kekafaahan ilmu). Itulah yang ingin aku lakukan, seperti kakak2 kelas sebelumnya telah menjadi murabbi bagiku. Sedikitnya banyak apa yang telah mereka lakukan memberikan dampak positif pada diri ini. Sudah saatnya aku pun turun ke sana, menjadi sang murabbi seperti murabbi2 lainnya. Menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama dan ummat ini. Tak peduli seberapa banyak pun pengorbanan yang harus dikeluarkan, selama diri ini masih mampu berkontribusi, selama jiwa ini masih dibutuhkan oleh agama ini, yaa...aku siap!!! Siap menjalankan apa yang telah diperintahkan Allah kepada hamba2nya, yaitu "berdawah" dan aku tahu Allah akan mencatat dan membalas sekecil apapun kebaikan yang telah dilakukan hambanya .


Ali-Imran:104. Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar merekalah orang-orang yang beruntung.

Bagaimanapun aku dan kalian adalah bagian dari ummat ini, dan harus diantara kita yang menyeru kepada ummat ini dalam hal kebajikan dan keimanan kepada Allah SWT. Tak peduli orang mau bilang apa, tak peduli teman-teman kita mencela kita dengan sebutan "Sok alim!!" atau apalah. Sama sekali diri ini tak merasa hina, karena yang dilakukan ini bukanlah pekerjaan yang hina. Melainkan sebuah kemuliaan ketika kita ikhlas melakukannya.

Saat ini aku sangat bersyukur, masih bisa diberi kesempatan untuk dapat berbagi ilmu bersama dengan adik2 kelas. Kini mereka telah menjadi bagian dari kehidupanku, menjadi bagian dari hari-hariku. Meski tak sering, namun insyaAllah akan tetap rutin selama tak ada hambatan yang menghalangi pertemuan kami. Tak ada kata lelah, cukuplah surga menjadi tempat istirahat abadiku dan kalian nanti. Semangat kawan!! Semoga Allah memberi hidayah kepada kita dan menjaganya sampai akhir menjemput.

Aku rindu padaMu Yaa Rabb...
Aku rindu RasulMu.
Aku rindu akan surgaMu.

Dan berikanlah kami jalan yang lurus, yaitu jalan yang Engkau ridhai.

Read On 0 comments

Sudah lama saya tidak berdoa

09:47

Sudah lama saya tidak berdoa

Artikel Daarul Qur'an dan Alqur'an

oleh Ustadz Yusuf Mansur
Hari gini, banyak yang berputus asa. Atau sedikitnya, berkurang imannya kepada Allah. Banyak yang tidak percaya bahwa ia bisa berhasil. Tidaklah sedikit yang percaya bahwa nasib buruk akan menimpanya. Atau, tidak mau meyakini bahwa pertolongan Allah itu bakal datang. Sebagiannya hanya mau percaya bahwa hidupnya ya gitu-gitu aja. Ga akan ada perubahan, sbb otaknya mengatakan ia tidak mungkin berubah. Tanya saja kepada seorang pegawai yang gajinya kurang. Ia akan memandang segala kekurangannya, dan kekalahannya setiap bulan secara keuangan. Tanya juga para pedagang yang kekurangan modal. Baginya, ia bakalan punya keuntungan berlipat-lipat kalau ia bisa memiliki modal tambahan yang berlipat-lipat. Tanya pula mereka yang memiliki hutang segunung, sedangkan pekerjaan dan usaha sdh tidak ada. Apalagi kalau kemudian peluang dan kesempatan juga terasa gelap baginya. Maka, hutang itu katanya tidak akan pernah terbayarkan. Tanya pula kepada mereka yang terkena kanker, atau anggauta keluarganya ada yang kena penyakit kronis, menahun. Ia akan lihat kematian yang cepatlah jawaban yang tepat.

Kun Fayakuun, ia saya suarakan agar diri ini tidak melemah. Tidak jatuh dlm keputusasaan. Tidak larut dalam kesedihan. Dan yang lbh penting lagi, tumbuh kemudian keinginan tuk berubah, dan percaya bahwa segalanya masih mungkin, sebab tuhannya adalah Allah Yang Maha Kuasa. Kun Fayakuun.
Read On 0 comments

Kenapa saya ingin menulis??

11:21
Kenapa saya ingin menulis??

Bingung rasanya kalo gak bisa ngeluarin unek-unek yang ada didalam kepala, kalo dipikirin terus bisa stress, depresi atau mungkin kanker otak. Mau cerita ke temen, takut buka aib sendiri. Mau cerita ke kakak nanti malah dicengin. Hmm kalo cerita ke Murabbi?? kayaknya ngga dulu dulu deh.

Mungkin beberapa penyebab diatas yang membuat saya ingin menulis, menulis tentang apa saja yang saya tahu. Tentang cerita sehari-hari, cerita tentang masalah pribadi atau munkin cerita tentang hayalan, semua bisa dikeluarkan dari otak kita melalui tulisan.Tulisan saya jelek, gaya nulis saya masih kaku.. ah gak peduli. Saya kan masih belajar nulis!!! Kayaknya wajar ajah kalo tulisanku masih jelek, lagian apa urusan orang. Ini kan cuma tulisan pribadi yang tidak dipublikasikan. Hanya sekedar mengeskresikan isi kepala, atau sekedar dentuman isi hati. Lagian udah jaman demokrasi kan, jadi setiap orang bebas berekspressi selama tidak melanggar norma asusila dan norma yang ada.
Read On 0 comments

Ramadhan datang hatiku senang

10:56


Oi oi oi...pakde, bude, mas, om, tante, opa, oma... ramadhan mau dateng nich!!!
Yuhuuu!!!
HOrayy....yy..
Seneng banget diriku ramadhan datang :D

~~~~MARHABAN YAA RAMADHAN~~~~

Gak terasa udah ramadhan lagi ajah, wuahh cepet bener yah waktu berjalan. Lebih cepet dari kereta api dech. hee...

Semakin deket ramadhan hatiku semakin senang, tak tahu jelas juga apa yang membuat sy begitu senang. Yang pasti tahun ini pengen dapet sesuatu yang lebih wahh or bekualitas dari ramadhan sebelomnya. Kalo kata buku yang pernah saya baca, ramadhan ibarat mesin cuci dan sebelas bulan sebelumnya adalah baju kita yang kotor. Nah dibulan ramadhan pakean kotornya dimasukin ke mesin cuci, nanti pas udah selesei and bersih baru dikeluarin dari mesin cuci. So, kalo diri kita di sebelas bulan sebelumnya kotor dengan segala noda dan dosa yang ada, maka Ramadhan saat yang tepat untuk memersihkannya.

Ramadhan bulan yang sangat istimewa dibandingkan bulan-bulan lainnya, karena di bulan ramadhan lah ruhiyah ummat islam bertambah karena kedekatan ruh ini dengan sang Pemiliknya. Terlebih didalam ramadhan ada malam diturunkannya Al Qur'an, ada juga malam yang jauh lebih baik dari 1000 bulan (alias lailatul qadar).

OI FREN
DIOBRAL-DIOBRAL
DIOBRAL PAHALANYA

Ramadhan gak cuma identik dengan diskon obralan di pojok2 busana, tapi jauh yang lebih besar dari itu, Ramadhan adalah bulan obral pahala. Dimana setiap muslim bisa berlomba - lomba mendapatkan pahala sebanyak - banyaknya. Siapa yang usahanya lebih banyak, maka biasanya dialah yang mendapatkan pahala yang lebih banyak juga. Coba deh kita inget lagi, setiap ibadah sunah yang kita laksanakan dibulan ramadhan, pahalanya dihitung sebagai ibadah wajib. Lalu setiap ibadah wajib yang kita laksanakan, pahalanya akan dilipat gandakan 70x lipat. WOW mantabs, ramadhan juga waktu yang tepat untuk memohon ampun. Ramadhan juga tempat yang sangat tepat untuk memohon segala keinginan kita sama Allah. Karena banyak waktu yang mustajab dibulan ramadhan.

BURUAN dech sebelum ketinggalan, heuheu...

Om, tante, pakde, bude, mas, mba, ade, kakak...
Kita pernah saling bergembira, saling bersedih, saling marah, saling kata2an... menjelang ramadhan sy mohon dibukakan pintu maaf yah atas semua khilaf yang ada pada diri saya.

Smoga qta bisa mendapatkan derajat orang-orang yang bertaqwa di ramadhan kali ini yah kawan2... Semangat!!!
Read On 0 comments

Untuk Calon Istriku

09:29

Untuk Calon Istriku

Oleh : Cucuk Hariyanto

Assalammu'alaikum Wr... Wb...

Apa kabar calon istriku? Hope u well and do take care...
Allah selalu bersama kita

Ukhtiku...
Masihkah menungguku...?

Hm... menunggu, menanti atau whatever-lah yang sejenis dengan itu

kata orang membosankan. Benarkah?!
Menunggu...
Hanya sedikit orang yang menganggapnya sebagai hal yang 'istimewa'
Dan bagiku, menunggu adalah hal istimewa
Karena banyak manfaat yang bisa dikerjakan dan yang diperoleh dari menunggu
Membaca, menulis, diskusi ringan, atau hal lain yang bermanfaat

Menunggu bisa juga dimanfaatkan untuk mengagungkan-Nya,
melihat fenomena kehidupan di sekitar tempat menunggu,
atau sekadar merenungi kembali hal yang telah terlewati
Eits, bukan berarti melamun sampai angong alias ngayal dengan pikiran kosong
Karena itu justru berbahaya, bisa mengundang makhluk dari 'dunia lain' masuk ke jiwa

Banyak hal lain yang bisa kau lakukan saat menunggu
Percayalah bahwa tak selamanya sendiri itu perih
Ngejomblo itu nikmat, jenderal!
Ups, itu judul tulisanku beberapa waktu lalu

Bahwa di masa penantian, kita sebenarnya bisa lebih produktif
Mumpung waktu kita masih banyak luang
Belum tersita dengan kehidupan rumah tangga
Jadi waktu kita untuk mencerahkan ummat lebih banyak
Karena permasalahan ummat saat ini pun makin banyak

Karenanya wahai bidadari dunia...
Maklumilah bila sampai saat ini aku belum datang
Bukan ku tak ingin, bukan ku tak mau, bukan ku menunda
Tapi persoalan yang mendera bangsa ini kian banyak dan kian rumit
Begitu banyak anak tak berdosa yang harus menderita karena busung lapar, kurang gizi, lumpuh layuh hingga muntaber
Belum lagi satu per satu kasus korupsi tingkat tinggi yang membuktikan bahwa negeri ini 'sarang tikus'
Ditambah lagi bencana demi bencana yang melanda negeri ini
Meski saat ini hidup untuk diri sendiri pun rasanya masih sulit
Namun seperti seorang ustadz pernah mengatakan bahwa hidup untuk orang lain adalah sebuah kemuliaan Memberi di saat kita sedang sangat kesusahan adalah pemberian terbaik
Bahwa kita belumlah hidup jika kita hanya hidup untuk diri sendiri

Ukhtiku...
Di mana pun engkau sekarang, janganlah gundah, janganlah gelisah
Telah kulihat wajahmu dan aku mengerti,
betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku di dalam hari-harimu
Percayalah padaku aku pun rindu akan hadirmu
Aku akan datang, tapi mungkin tidak sekarang
Karena jalan ini masih panjang
Banyak hal yang menghadang
Hatiku pun melagu dalam nada angan
Seolah sedetik tiada tersisakan
Resah hati tak mampu kuhindarkan
Tentang sekelebat bayang, tentang sepenggal masa depan
Karang asaku tiada 'kan terkikis dari panjang jalan perjuangan, hanya karena sebuah kegelisahan
Lebih baik mempersiapkan diri sebelum mengambil keputusan
Keputusan besar untuk datang kepadamu

Ukhtiku...
Jangan menangis, jangan bersedih, hapus keraguan di dalam hatimu
Percayalah pada-Nya, Yang Maha Pemberi Cinta,
bahwa ini hanya likuan hidup yang pasti berakhir
Yakinlah...saat itu pasti 'kan tiba
Tak usah kau risau karena makin memudarnya kecantikanmu
Karena kecantikan hati dan iman yang dicari
Tak usah kau resah karena makin hilangnya aura keindahan luarmu
Karena aura keimananlah yang utama
Itulah auramu yang memancarkan cahaya syurga,
merasuk dan menembus relung jiwa

Wahai perhiasan terindah...
Hidupmu jangan kau pertaruhkan, hanya karena kau lelah menunggu. Apalagi hanya demi sebuah pernikahan. Karena pernikahan tak dibangun dalam sesaat, tapi ia bisa hancur dalam sedetik. Seperti Kota Iraq yang dibangun berpuluh tahun, tapi bisa hancur dalam waktu sekian hari.

Jangan pernah merasa, hidup ini tak adil
Kita tak akan pernah bisa mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup
Pasrahkan inginmu sedalam qalbu, pada tahajjud malammu
Bariskan harapmu sepenuh rindumu, pada istikharah di shalat malammu
Pulanglah pada-Nya, ke dalam pelukan-Nya
Jika memang kau tak sempat bertemu diriku,
sungguh...itu karena dirimu begitu mulia, begitu suci
Dan kau terpilih menjadi Ainul Mardhiyah di jannah-Nya

Ukhtiku...
Skenario Allah adalah skenario terbaik
Dan itu pula yang telah Ia skenariokan untuk kita
Karena Ia sedang mempersiapkan kita untuk lebih matang,
merenda hari esok seperti yang kita harapkan nantinya
Untuk membangun kembali peradaban ideal seperti cita kita

Ukhtiku...
Ku tahu kau merinduiku, bersabarlah saat indah 'kan menjelang jua
Saat kita akan disatukan dalam ikatan indah pernikahan
Apa kabarkah kau disana?
Lelahkah kau menungguku berkelana?
Lelahkah menungguku kau disana?
Bisa bertahankah kau disana?
Tetap bertahanlah kau disana...
Aku akan segera datang, sambutlah dengan senyum manismu
Bila waktu itu telah tiba,
kenakanlah mahkota itu,
kenakanlah gaun indah itu...
Masih banyak yang harus kucari, 'tuk bahagiakan hidup kita nanti...

Ukhtiku...
Malam ini terasa panjang dengan air mata yang mengalir
Hatiku terasa kelu dengan derita yang mendera,
kutahan derita malam ini sambil menghitung bintang
Cinta membuat hati terasa terpotong-potong
Jika di sana ada bintang yang menghilang,
mataku berpendar mencari bintang yang datang
Kalau memang kau pilihkan aku, tunggu sampai aku datang...

Ku awali hariku dengan tasbih, tahmid dan shalawat
Dan mendo'akanmu agar kau selalu sehat, bahagia,
dan mendapat yang terbaik dari-Nya
Aku tak pernah berharap, kau 'kan merindukan keberadaanku yang menyedihkan ini
Hanya dengan rasa rinduku padamu, kupertahankan hidup
Maka hanya dengan mengikuti jejak-jejak hatimu, ada arti kutelusuri hidup ini
Mungkin kau tak pernah sadar betapa mudahnya kau 'tuk dikagumi
Akulah orang yang 'kan selalu mengagumi, mengawasi, menjaga dan mencintaimu

Ukhtiku...
Saat ini ku hanya bisa mengagumimu,
hanya bisa merindukanmu
Dan tetaplah berharap, terus berharap
Berharap aku 'kan segera datang
Jangan pernah berhenti berharap,
Karena harapan-harapanlah yang membuat kita tetap hidup

Bila kau jadi istriku kelak,
jangan pernah berhenti memilikiku
dan mencintaiku hingga ujung waktu
Tunjukkan padaku kau 'kan selalu mencintaiku
Hanya engkau yang aku harap
Telah lama kuharap hadirmu di sini
Meski sulit, harus kudapatkan
Jika tidak kudapat di dunia...
'kan kukejar sang Ainul Mardhiyah yang menanti di surga

Ku akui cintaku tak hanya hinggap di satu tempat,
aku takut mungkin diriku terlalu liar bagimu
Namun sejujurnya, semua itu hanyalah persinggahan egoku,
pelarian perasaanku
dan sikapmu telah meluluhkan jiwaku
Waktu pun terus berlalu dan aku kian mengerti...
Apa yang akan ku hadapi
Dan apa yang harus kucari dalam hidup

Kurangkai sebuah tulisan sederhana ini,
untuk dirimu yang selalu bijaksana
Aku goreskan syair sederhana ini,
untuk dirimu yang selalu mempesona
Memahamiku dan mencintaiku apa adanya
Semoga Allah kekalkan nikmat ini bagiku dan bagimu
Semoga...

Kau terindah di antara bunga yang pernah aku miliki dahulu
Kau teranggun di antara dewi yang pernah aku temui dahulu
Kau berikan tanda penuh arti yang tak bisa aku mengerti
Kau bentangkan jalan penuh duri yang tak bisa aku lewati
Begitu indah kau tercipta bagi Adam
Begitu anggun kau terlahir sebagai Hawa
Kau terindah yang pernah kukagumi meski tak bisa aku miliki
Kau teranggun yang pernah kutemui meski tak bisa aku miliki
......

(Dewi Khayalan - Daun Band)

Ya Allah...
ringankanlah kerinduan yang mendera
kupanjatkan sepotong doa setiap waktu,
karena keinginan yang menyeruak di dalam diriku

Ya Allah...
ampuni segala kekhilafan hamba yang hina ini
ringankan langkah kami
beri kami kekuatan dan kemampuan
tuk melengkapkan setengah dien ini,
mengikuti sunnah RasulMu
jangan biarkan hati-hati kami
terus berkelana tak perpenghujung
yang hanya sia-sia dengan waktu dan kesempatan
yang telah Engkau berikan
Aamiin...

Wassalamu'alaikum Wr... Wb...

Penuh Cinta Selalu Untuk Selamanya, Fillah..

Read On 0 comments

Lyrik nasyid Izzis - Panglima Perang

08:23
Do DO Ai Di & Iskandar Muda


Allah hai do do da idang
Panglima prang ka troh geureka
Aleh talo aleh pie meunang
Ta jak berijang tasawe kanda

Do'a sabe ke Rabbana
Meunang beuna syahid mulia
Ureo malam Allah yang jaga
bek syampoe syak keu po donya

Panglima prang jeh panglima prang
Ka troh geuwoe
Ngon raja nanggro ngon raja nanggro
Hate lam suka

Krue seumangat meu kreu seumangat
Seuot judo droe
Cut bang kaneuwo cut bang kaneuwo
Seunang ka neuba

Alhamdulillah..alhamdulillah
tuhan lon pujoe
Beudoh cut putro beudoh cut putro
Seumah kakanda

Geuhei ngen kadhi geuhei ngen kadhi
Ngeun rakyat nanggro
Oeh malam uroe Oeh malam uroe
Qur'an neubaca
Nibak ilahi nibak ilahi
Neuserah droe
Pahlawan kamoe pahlawan kamoe
Peuek sejahtera

Wahe adun lon wahe adun lon
Panglima prang
Hate lon seunang hate lon seunang
Hana lon kira
Tiejeh mata tiejeh mata
Kerana girang
Teuku neuriwang teuku neuriwang
Ubat peunawa
Read On 0 comments

Satu sisi didunia maya

13:53
Wah udah lama banget nih gak update postingan di blog ini, ntah udah berapa lama. Yang jelas saya cuma berkunjung saja sesekali melihat blog ini...hiks2 sedihnya udah kayak gudang ga terpakai nih blog..Ternyata ada satu sisi diunia maya yang masih ada namun jarang dikunjungin, mungkin salah satunya adalah keadaan beberapa akhir blog ini.

Sebenernya saya punya beberapa blog, dan niatnya mau membagi beberap tema diantara blog yang ada. Cuma ternyata semenjak niat saya muncul, malah kehilangan semangat buat menulis he3x, mungkin salah satunya karena kesibukan saya dalam bekerja dan belajar untuk menhadapi ujian yang sempat ditunda beberapa bulan, jd kek gini deh akhirnya. Buat para penggemar blog ini, atau pembaca setia updatan blog sy selaku pemiliknya mohon maaf atas ketidakpuasan pembaca semua. Yah mungkin ini karena kurangnya saya merawat bloh ini, doakan saja teman smoga sy bisa memberikan manfaat buat yang lain melalui dunia maya dengan blog ini.
Read On 0 comments

Kematian Hati

11:10
Oleh: (alm) Ust. Rahmat Abdullah
dari: http://pk-sejahtera.org

Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya.

Banyak orang cepat datang ke shaf shalat layaknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi.

Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri.

Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.

Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang.

Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa. Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.

Asshiddiq Abu Bakar Ra. selalu gemetar saat dipuji orang. "Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidaktahuan mereka", ucapnya lirih.

Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana, lalu ia lupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan sebagian menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan mengklaim amalnya sangat banyak. Dan ada orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal dan menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidaksesuaian amal mereka dengan lamunan pribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang. Mereka telah menukar kerja dengan kata.
Dimana kau letakkan dirimu?
Saat kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan takut.

Sesudah pengalaman dan ilmu makin bertambah, engkaupun berani tampil di depan seorang kaisar tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa.
Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat ma'siat menggodamu dan engkau meni'matinya?

Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa jenjang kedewasaan ruhani meninggi. Rasa malu kepada ALLAH, dimana kau kubur dia ?

Di luar sana rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung. Ini potret negerimu : 228.000 remaja mengidap putau. Dari 1500 responden usia SMP & SMU, 25 % mengaku telah berzina dan hampir separohnya setuju remaja berhubungan seks di luar nikah asal jangan dengan perkosaan. Mungkin engkau mulai berfikir "Jamaklah, bila aku main mata dengan aktifis perempuan bila engkau laki-laki atau sebaliknya di celah-celah rapat atau berdialog dalam jarak sangat dekat atau bertelepon dengan menambah waktu yang tak kauperlukan sekedar melepas kejenuhan dengan canda jarak jauh" Betapa jamaknya 'dosa kecil' itu dalam hatimu.

Kemana getarannya yang gelisah dan terluka dulu, saat "TV Thaghut" menyiarkan segala "kesombongan jahiliyah dan maksiat"?

Saat engkau muntah melihat laki-laki (banci) berpakaian perempuan, karena kau sangat mendukung ustadzmu yang mengatakan " Jika ALLAH melaknat laki-laki berbusana perempuan dan perempuan berpakaian laki-laki, apa tertawa riang menonton akting mereka tidak dilaknat ?"
Ataukah taqwa berlaku saat berkumpul bersama, lalu yang berteriak paling lantang "Ini tidak islami" berarti ia paling islami, sesudah itu urusan tinggallah antara engkau dengan dirimu, tak ada ALLAH disana?
Sekarang kau telah jadi kader hebat.
Tidak lagi malu-malu tampil.

Justeru engkau akan dihadang tantangan: sangat malu untuk menahan tanganmu dari jabatan tangan lembut lawan jenismu yang muda dan segar. Hati yang berbunga-bunga didepan ribuan massa.

Semua gerak harus ditakar dan jadilah pertimbanganmu tergadai pada kesukaan atau kebencian orang, walaupun harus mengorbankan nilai terbaik yang kau miliki. Lupakah engkau, jika bidikanmu ke sasaran tembak meleset 1 milimeter, maka pada jarak 300 meter dia tidak melenceng 1 milimeter lagi ? Begitu jauhnya inhiraf di kalangan awam, sedikit banyak karena para elitenya telah salah melangkah lebih dulu.

Siapa yang mau menghormati ummat yang "kiayi"nya membayar beberapa ratus ribu kepada seorang perempuan yang beberapa menit sebelumnya ia setubuhi di sebuah kamar hotel berbintang, lalu dengan enteng mengatakan "Itu maharku, ALLAH waliku dan malaikat itu saksiku" dan sesudah itu segalanya selesai, berlalu tanpa rasa bersalah?

Siapa yang akan memandang ummat yang da'inya berpose lekat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan "Ini anakku, karena kedudukan guru dalam Islam adalah ayah, bahkan lebih dekat daripada ayah kandung dan ayah mertua" Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai 'alimullisan (alim di lidah)? Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama?

Apa beda seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rekan perempuan dalam aktifitas da'wahnya? Akankah kau andalkan penghormatan masyarakat awam karena statusmu lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir ? Bila demikian, koruptor macam apa engkau ini? Pernah kau lihat sepasang mami dan papi dengan anak remaja mereka.
Tengoklah langkah mereka di mal. Betapa besar sumbangan mereka kepada modernisasi dengan banyak-banyak mengkonsumsi produk junk food, semata-mata karena nuansa "westernnya" . Engkau akan menjadi faqih pendebat yang tangguh saat engkau tenggak minuman halal itu, dengan perasaan "lihatlah, betapa Amerikanya aku".
Memang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah engkau punya harga diri.
Mahatma Ghandi memimpin perjuangan dengan memakai tenunan bangsa sendiri atau terompah lokal yang tak bermerk. Namun setiap ia menoleh ke kanan, maka 300 juta rakyat India menoleh ke kanan. Bila ia tidur di rel kereta api, maka 300 juta rakyat India akan ikut tidur disana.

Kini datang "pemimpin" ummat, ingin mengatrol harga diri dan gengsi ummat dengan pameran mobil, rumah mewah, "toko emas berjalan" dan segudang asesori. Saat fatwa digenderangkan, telinga ummat telah tuli oleh dentam berita tentang hiruk pikuk pesta dunia yang engkau ikut mabuk disana. "Engkau adalah penyanyi bayaranku dengan uang yang kukumpulkan susah payah. Bila aku bosan aku bisa panggil penyanyi lain yang kicaunya lebih memenuhi seleraku"
Read On 0 comments

Manisnya Iman

09:14


Halawatul Iman (Manisnya Iman)

Diriwayatkan dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda bermaksud: “Ada tiga hal, yang jika tiga hal itu ada pada seseorang, maka dia akan berasakan manisnya iman. (Iaitu) Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selain keduanya; mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali kerana Allah; benci untuk kembali kepada kekufuran selepas Allah menyelamatkan darinya, seperti bencinya jika dicampakkan ke dalam api.” (Muttafaq alaih)

Kejenuhan kita dalam berda'wah, mungkin juga karena telah hilangnya rasa manisnya iman didalam hati hati kita. Dan penyebabnya adalah secara tak sadar kita lebih mencintai dunia ini dari pada Allah SWT, kemudian terkotorinya hati hati ini. Sehingga kita tidak lagi merasakan sesuatu yang spesial dengan aktifitas da'wah yang kita lakukan. Ikhwati fillah rahimakumullah, hidayah yang telah kita dapati bagaimana pun harus tetap dijaga kelezatannya. Karena sungguh berbeda orang yang mendapat hidayah dengan orang yang belum mendapat hidayah.

Kemanisan iman adalah rasa senang hati juga kegembiraan ketika menunaikan ibadah, serta kesanggupan menanggung segala kesukaran demi keredhaan Allah serta RasulNya. Orang yang mendapat kemanisan iman senantiasa mengutamakan Allah dan RasulNya dari yang selainnya.

Ikhwah fillah, ada baiknya diri kita senantiasa berdoa kepada Allah, agar hati - hati kita dapat terus merasakan manisnya iman. Agar setiap aktifitas dalam kehidupan kita dipenuhi dengan rasa kesenangan kita beribadah kepada Allah. Dan jagalah dengan banyak mengingat ayat - ayat Allah yang pernah kita hafal, hingga ketika kita hendak melakukan aktifitas, hati kita dapat terus terpaut mengingat Allah. Berikut beberap firman Allah di dalam Al Qur'an surat At Taubah ayat 24 dan 41 serta surat Yusuf ayat 33


Katakanlah: Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluarga, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai adalah lebih kamu cintai lebih daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang - orang yang fasik.(QS. 9:24)

Berangkatlah kamu baik dalam keadaan ringan ataupun merasa berat, dan dan berjihadlah dengan harta dan jiwa pada jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. 9:41)

Yusuf berkata: Wahai Rabbku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan daripadaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh. (QS. 12:33)

Kisah para nabi dan firman Allah dalam Al Qur'an banyak sekali memberikan pelajaran buat kita, sungguh ketika kita berusaha untuk mendahulukan kepentingan Allah dari kepentingan dunia, serta keberhasilan menahan nafsu kita karena kecintaan kita pada Allah, maka niscahya Allah memberikan manisnya iman didalam hati kita.

Yah, seandainya saja kita bisa menahan pandangan ini terhadap lawan jenis atau menggantikan waktu yang kurang bermanfaat dengan ibadah, atau melindungi diri ini dari dosa - dosa kecil, dan besar atau mencintai Allah seperti kita mencintai sang kekasih dan benci untuk kembali kepada kekufuran selepas Allah menyelamatkan darinya, seperti bencinya jika dicampakkan ke dalam api. Pasti kita akan senang setiap harinya dan semangat dalam berda'wah, karena yang ada di hati hanyalah karena Allah semata.


Wallahualam...

Minggu sore, dengerin ustadz yang lagi ngasih taujih sambil ngantuk-ngantuk udah setengah tidur. Eh abis itu keingetan hp, kirain ke tinggalan di masjid atau jatuh dijalan, gak tau nya ada dikantong jaket..hehe jadi ilang deh ngantuknya tp gapapa ada manfaatnya juga jadi bisa dengerin ustadz dengan jelas (huhu dasar manusia, kalo diingetin urusan akhirat malah ngantuk, tapi pas keingetan urusan dunia malah melek wkekek.).


Read On 0 comments
   

Mengenai Saya

Foto Saya
t4ksh1d0
Bekasi, West Java / Indonesia, Indonesia

*Pria*
*Muslim*
*Anak*
*Adik*
*ami*
*Simple*
*Aktif*
*Cool*
*Dhaif*
*Sensitif*
*Ekspresif*
*Tidak berlebihan*
*Calon suami*
*Calon Ayah*
*Calon jenazah*
*Up to You*

Wanna be a good Muslim and die as a syuhada ^__^
Lihat profil lengkapku

Hijriah kalender

Arsip Blog

Ocehan kecil


ShoutMix chat widget

Recent Comments

Recent Post